Senin, 03 Januari 2011

Klorofil: Si Darah Hijau, Alami, dan Menyehatkan

APA ITU K-LIQUID CHLOROPHYLL?K-Liquid Chlorophyll adalah minuman kesehatan (Herbal Drink) yang bahan utamanya adalah sari klorofil dari daun Alfalfa (Medicago sativa), suatu herbal bernilai nutrisi tinggi.KOMPOSISI:Sari Daun Alfalfa yang mengandung : Sodium, Copper, Chlorophyllin, Vit A, B-Complex, C, E, Calsium, Magnesium, Pospor, Asam Amino, Alpha & Beta Carotine + UIE (Universe Induce Energy).MANFAAT/KEGUNAAN:Sebagai Anti Oxidant, baik untuk kesehatan mata, paru-paru, lambung, pencernaan dll.Satu sendok makan K-Liquid Chlorophyll sama dengan 1 Kg sayur.Memperlancar dan membersihkan darah dari segala bentuk racun dan zat kimia dalam tubuh.Berfungsi sebagai anti kanker.Menjaga keseimbangan Hormon dan keasaman dalam tubuh.Menghalangi pertumbuhan bakteri dan mempercepat penyembuhan luka.Meningkatkan daya serap nutrisi dan energi.FUNGSI UTAMA K-LIQUID CHLOROPHYLL:CleansingMembersihkan sistem pencernaan, membersihkan darah, membunuh bakteri, mencegah infeksi dan detoksifikasi.BalancingMenyeimbangkan kadar asam dan Alkali di dalam tubuh.NourishingMeregenerasi sel darah merah dan menstimulasi regenerasi sel.PETUNJUK PEMAKAIAN:Larutkan 1 (satu) sloki/sendok makan dalam segelas air putih.Untuk anak-anak dibawah umur 12 tahun cukup larutkan 1/2 (setengah) sloki atau 1 (satu) sendok teh K-Liquid Chlorophyll.Minum 3 (tiga) gelas sehari.(sebelum makan/perut kosong).KEMASAN:1 botol isi 500ml Ekstrak Chlorophyll.UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup. UNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

PENELITIAN mengenai klorofil telah dimulai sejak tahun 1915 yang dilakukan Richard W. dan Hans Fischer. Pada tahun 1930, keduanya meraih hadiah Nobel untuk penelitian tersebut. Hasil penelitian mereka telah membawa angin segar dalam dunia kesehatan manusia dewasa ini. Klorofil terbukti mampu mendetoksifikasi racun yang masuk ke dalam tubuh manusia, mulai lewat polusi udara hingga bahan pengawet makanan.

Survei menunjukkan, tingkat konsumsi sayuran seseorang berpengaruh besar terhadap usia hidupnya. Sebaliknya, semakin banyak seseorang mengonsumsi daging, susu, dan telor, semakin besar pula risiko terserang penyakit, khususnya jantung. Lebih parah lagi, usia hidup orang-orang tersebut lebih pendek ketimbang para perokok. Lalu, adakah jalan keluar mengatasi masalah ini, terutama untuk membendung arus modern yang ditandai dengan menjamurnya makanan cepat saji (fast food), yang secara diam-diam membentuk pola makan masyarakat yang kurang asupan sayur?

Kandungan gizi terbaik pada sayuran terdapat dalam apa yang kita kenal dengan zat hijau daun atau dalam istilah latin disebut dengan klorofil atau Chlorophyll. Klorofil adalah inti energi dari daun atau sayuran. Pasokan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh manusia lewat sayuran tersuplai oleh klorofil yang terdapat dalam sayuran tersebut. “Hal yang terpenting dalam memulihkan kembali kesehatan adalah dengan mengambil asupan klorofil (Chlorophyll) dalam jumlah seimbang dan terus-menerus setiap hari”, demikian kesimpulan yang dibuat oleh Dr. Ann Wigmore (Rebuild Your Healt, 1991). “Klorofil mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan tubuh manusia sehingga tubuh bisa dibersihkan dan diperbaiki untuk membangun tubuh yang sehat”, tambahnya.

Memang jika kita amati lebih lanjut dalam tingkatan struktur kimiawi, kita akan jumpai keunikan dari klorofil. Ternyata struktur dari klorofil memiliki kesamaan struktur dengan hemoglobin. Perbedaannya hanyalah terletak pada atom pusat dari molekul. Atom pusat klorofil adalah magnesium (Mg), sedangkan atom pusat hemoglobin adalah besi (Fe). Jika hemoglobin diidentikan sebagai darah merah manusia, klorofil dapat diidentikan sebagai darah hijau manusia. Karena kemiripan struktur inilah, klorofil adalah satu-satunya molekul di dunia ini yang secara alamiah dapat diterima oleh tubuh dan menjadi nutrisi vital bagi tubuh manusia.

Dalam proses metabolisme, energi bagi manusia datang dari sel-sel darah merah yang membawa oksigen ke dalam sel-sel tubuh. Hemoglobin merupakan molekul dalam sel darah merah yang membawa oksigen. Adapun klorofil adalah pembentuk sel darah merah yang paling cepat di dalam tubuh manusia. Dengan mengonsumsi klorofil, jumlah sel darah dapat meningkat sangat cepat sehingga pasokan energi dalam tubuh dapat terus-menerus terjamin karena klorofil merupakan satu-satunya molekul yang dapat diterima oleh tubuh karena kesamaannya dengan hemoglobin sehingga potensial dalam meningkatkan ketahanan tubuh manusia.

Penggunaan klorofil bagi tubuh manusia dapat membantu dalam hal (1) meningkatkan jumlah sel-sel darah, khususnya meningkatkan produksi hemoglobin dalam darah, (2) mengatasi anemia, (3) membersihkan jaringan tubuh, (4) membersihkan hati dan membantu fungsi hati, (5) meningkatkan daya tahan tubuh terhadap senyawa asing (virus, bakteri, parasit), (6) memperkuat sel, dan (7) melindungi DNA terhadap kerusakan. Klorofil bermanfaat sebagai desinfektan dan antibiotik dalam perang dunia, sebelum morfin ditemukan. Sampai hari ini pun masih digunakan untuk program pembersihan kotoran. Klorofil membersihkan jaringan-jaringan tubuh yang sakit dan membuang keluar dari tubuh, beserta bakteri dan parasit yang ada dalam jaringan yang sakit terbut.

Klorofil mengeluarkan racun-racun kimia sintesis macam borak dan formalin. Kerjanya seperti memandikan bagian dalam tubuh kita. Molekul klorofil mempunyai ekor hydrophobic yang masuk ke dalam hidrokarbon dinding-dinding sel tubuh dan menarik keluar dari dinding sel tesebut, seperti sabun melepaskan minyak dari tangan kita. Golongan hidrokarbon adalah pestisida, narkotika, perasa makanan, dan lain-lain yang dibuat di laboratorium dari bahan minyak bumi. Hati kita berfungsi membongkar sintesis kimia tesebut dan mengeluarkannya dari dalam aliran darah kita. Oleh karena itu, klorofil membantu kerja hati kita sehingga hati kita tak kerja terlalu berat.

Klorofil merupakan sumber energi, energi terbentuk dari rantai oksigen dan glukosa (polisakarida) yang ada dalam daun hijau yang segar. Daun layu (terutama akibat pengolahan/pemasakan) akan mengandung lebih banyak karbon monoksida ketimbang oksigen. Energi terbentuk dari tambahan sel-sel darah merah untuk membawa lebih banyak oksigen ke dalam sel-sel tubuh kita. Klorofil adalah pembuat sel-sel darah merah tercepat. Jumlah sel darah terhitung akan meningkat dalam jangka waktu singkat dengan mengonsumsi klorofil. Hemoglobin adalah molekol dalam sel darah yang mengangkut oksigen, di mana struktur kimianya hampir mirip dengan klorofil. Hal inilah yang menyebabkan klorofil mudah dikonversi oleh enzim-enzim dalam tubuh menjadi hemoglobin.

Ekstrak klorofil cair

Makan makanan yang berasal dari hewan memang memperlemah sistem kekebalan tubuh karena mengandung molekul-molekul protein yang tak tercerna dalam jumlah banyak yang masuk dari usus ke dalam aliran darah kita. Darah putih akan menyerang mereka karena dianggap asing bagi tubuh. Mengonsumsi klorofil merupakan tindakan baik dalam upaya meningkatkan pertahanan tubuh sehingga memungkinkan kita melawan benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Sumber-sumber klorofil didapat dengan mengonsumsi secara rutin sayuran hijau yang kaya klorofil setiap hari, salah satunya daun katuk yang merupakan tumbuhan lokal Indonesia yang kaya akan klorofil. Bisa juga ekstrak klorofil dari dari daun alfafa.

Dengan teknologi tinggi, pengekstrakan dapat dilakukan sebelum terjadi penurunan mutu dan fungsi utamanya, yaitu dengan menambahkan atom magnesium di dalam molekul bersama atom Copper dan atom-atom sodium sehingga molekul chlorophyll bisa larut dalam air dan menjadi stabil. Kini tersedia liquid chlorophyll yang telah terkemas dan bisa langsung diminum, terbuat dari ekstrak klorofil daun alfala. Selamat mencoba!

Dadang Gusyana, S.Si., Information Officers, Indonesian Biotechnology Information Centre (IndoBIC) ***

Sumber : pikiran-rakyat.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar